Jadilah Masa Laluku Sekali Lagi



Saat itu hujan, aku mengejar langkahnya.
Berdiri di hadapannya, menatap luka.
Kau tak berbicara dan terlihat air mata mengalir di wajahnya, dia terluka.
Ingin aku berlari saja, namun bayangmu menggikatku.
Aku rapuh di hadapannya, menghancurkan dada.

Takkan pernah terlupa, tak akan mungkin ku lupa.
Wajahmu di malam itu.
Andai kan waktu mampu, terulang di malam itu.
Aku hanya ingin berkata.
Kau pun kan kusimpan selamanya.

Hari berikutnya, hari dimana tak ada.
Senyummu yang aku suka, esok dan lusa.
Aku berharap hanya mimpi, kau tak ada lagi disini.
Namun saat aku tersadar, menyesakan dada.
Saat ku melukis hujan, aku bayangkan dirinya.
Menari dibawahnya, terlihat ceria.

Takkan ada seorangpun, merasakan yang ku rasa.
Saat kehilangannya, hidupku hampa.

Takkan pernah terlupa, tak akan mungkin ku lupa.
Wajahmu di malam itu.
Andai kan waktu mampu, terulang di malam itu.
Aku ingin sentuh wajahmu.
Berlari sejauh mungkin, menghilang sejauh mungkin.
Setelah ini kau tak ku lepaskan.
Andai kan waktu mampu, pertemukan kita lagi.
Aku hanya ingin berkata.
Jadi masa lalu ku sekali lagi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Jadilah Masa Laluku Sekali Lagi  

Diposting oleh Unknown



Saat itu hujan, aku mengejar langkahnya.
Berdiri di hadapannya, menatap luka.
Kau tak berbicara dan terlihat air mata mengalir di wajahnya, dia terluka.
Ingin aku berlari saja, namun bayangmu menggikatku.
Aku rapuh di hadapannya, menghancurkan dada.

Takkan pernah terlupa, tak akan mungkin ku lupa.
Wajahmu di malam itu.
Andai kan waktu mampu, terulang di malam itu.
Aku hanya ingin berkata.
Kau pun kan kusimpan selamanya.

Hari berikutnya, hari dimana tak ada.
Senyummu yang aku suka, esok dan lusa.
Aku berharap hanya mimpi, kau tak ada lagi disini.
Namun saat aku tersadar, menyesakan dada.
Saat ku melukis hujan, aku bayangkan dirinya.
Menari dibawahnya, terlihat ceria.

Takkan ada seorangpun, merasakan yang ku rasa.
Saat kehilangannya, hidupku hampa.

Takkan pernah terlupa, tak akan mungkin ku lupa.
Wajahmu di malam itu.
Andai kan waktu mampu, terulang di malam itu.
Aku ingin sentuh wajahmu.
Berlari sejauh mungkin, menghilang sejauh mungkin.
Setelah ini kau tak ku lepaskan.
Andai kan waktu mampu, pertemukan kita lagi.
Aku hanya ingin berkata.
Jadi masa lalu ku sekali lagi.

This entry was posted on 11.45 . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

0 komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Followers

Blogger templates