Kau tertawa aku terbang
Dan gembira meski merasa lelah
Tak berhenti menari di pelangi tak berwarna
Engkau terus bersinar tanpa merasa luka
Dan ku anggap itu senja
Sesaat engkau lupa tuk datang dan langit pun
menghadang
Mengapa menangis saat ku berikan cinta
Ingin ku sentuh wajahnya
Sesaat aku ingin mengenang senyumnya yang hilang
Kini kumerasa mata yang ku suka
Senyum yang ku puja hilang selamanya
Mungkin aku lupa
Aku tak bermakna untuk engkau suka
Untuk engkau cinta
Dan berakhir selamanya senyumnya yang hilang dibawa
sang hujan
Cobalah untuk tertawa saat luka mulai menyiksa mata
Dan kembalikan hatiku






0 komentar:
Posting Komentar